Penelitian Arkeologi Terpadu Indonesia

PATI IV

4 Agu - 9 Sept 2020

Days
Hours
Minutes

Sebuah Kolaborasi...

Penelitian Arkeologi Terpadu Indonesia (PATI) merupakan kegiatan penelitian lapangan enam universitas penyelenggara pendidikan kearkeologian di Indonesia (UI, UGM, Unud, Unhas, UHO, Unja) dengan dukungan penuh dari Yayasan Arsari Djojohadikusumo (YAD). Pada pelaksanaannya kali ini, PATI IV Tahun 2020 berjalan dalam bentuk Ekskavasi Penyelamatan Situs Kumitir, berkolaborasi dengan Direktorat Pelindungan Kebudayaan Kemdikbud RI dan Balai Pelestarian Cagar Budaya  Jawa Timur. 

Tentang Situs Kumitir

Pada Juni 2019 silam, Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Timur (BPCB Jatim) menerima laporan akan temuan struktur bata di lokasi penggalian tanah untuk kepentingan pembuatan batu bata. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan melaksanakan peninjauan ke lokasi temuan. Struktur yang berlokasi di Dusun Bendo, Desa Kumitir, Kecamatan Trowulan tersebut berorientasi Utara-Selatan dengan dimensi panjang 21 m, tinggi 70 cm. Puncak struktur berada pada kedalaman ±1 m dari permukaan lahan eksisting.

Bertolak dari hasil peninjauan tersebut, BPCB Jatim melaksanakan ekskavasi penyelamatan 21-30 Oktober 2019. Ekskavasi yang berlangsung selama 10 hari tersebut, Tim Ekskavasi berhasil menyingkap bentangan struktur bata kuno sepanjang 100 m dengan ketebalan 140 cm dengan tinggi kisaran 120 cm dari permukaan tanah asli.

Ekskavasi di Tengah Pandemik

Situasi pandemik Covid-19 menyebabkan terjadinya perubahan bentuk kegiatan. Semula, PATI IV 2020 akan mendatangkan dosen dan mahasiswa dari enam universitas untuk melaksanakan ekskavasi penyelamatan di Situs Kumitir, Jawa Timur, bersama arkeolog pelestari dari BPCB Jawa Timur. Karena pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan guna beradaptasi dengan Kewajaran Baru (New Normal), perwakilan universitas berpartisipasi dalam ekskavasi penyelamatan Situs Kumitir secara daring.

Kampus PATI IV 2020

Tentang Kampus PATI

Kampus PATI merupakan ruang partisipasi peserta PATI IV 2020 dalam kegiatan Ekskavasi Penyelamatan Situs Kumitir. Terdiri dari tiga rangkaian kegiatan, partisipasi peserta dimulai dari mengikuti perkembangan data ekskavasi untuk kemudian didiskusikan pada diskusi pekanan, mengerucut pada publikasi buku bunga rampai. 

Seluruh data ekskavasi akan dihimpun dalam Sistem Database Ekskavasi Situs Kota Trowulan. Untuk tahap pertama, data yang dihimpun meliputi hasil survei dan temuan kotak ekskavasi. Data yang terhimpun dalam sistem database untuk sementara dapat diakses pada halaman ini.

Sistem Database Ekskavasi Situs Trowulan diharapkan bisa menjadi ‘jendela’ bagi peserta PATI untuk terlibat secara daring dalam Ekskavasi Penyelamatan Situs Kumitir Tahap I.

Setiap minggu, seluruh peserta baik dosen dan mahasiswa peserta PATI IV 2020 akan mengikuti diskusi daring untuk membahas perkembangan Ekskavasi Penyelamatan Situs Kumitir.

Selain membahas perkembangan sementara hasil Ekskavasi Penyelamatan Situs Kumitir Tahap I tahun 2020, diskusi daring juga akan diisi dengan pembahasan topik-topik terkait kegiatan ekskavasi.

Pada banyak hal, kegiatan PATI IV 2020 telah mengalami berbagai penyesuaian terkait pelaksanaannya yang berada di tengah-tengah suasana pandemik Covid-19. Panitia Pelaksana PATI IV 2020 dan Yayasan Arsari Djojohadikusumo para peserta untuk menuangkan opininya dalam bentuk artikel ilmiah populer. Secara garis besar, tulisan dapat meliputi berbagai topik yang jatuh dalam bingkai kegiatan Ekskavasi Penyelamatan Situs Kumitir.

Buku tersebut rencananya akan diluncurkan dalam kegiatan Simposium Internasional Majapahit pada bulan November 2020 yang dilaksanakan oleh Jurusan Arkeologi FIB Universitas Udayana.