Program Studi

Dari Ketua Prodi S1 Arkeologi

Dr. Rosmawati, S.S., M.Si.

Departemen Arkeologi merupakan salah satu departemen di lingkup Fakultas Ilmu Budaya Unhas. Beroperasi sebagai program studi sejak tahun 1980, departemen ini menempatkan Universitas Hasanuddin sebagai universitas keempat di Indonesia yang menyelenggarakan pendidikan kearkeologian. Digerakkan oleh tenaga pengajar profesional dan berpengalaman, Departemen Arkeologi FIB Unhas telah melahirkan ratusan arkeolog yang berkarya di berbagai instansi kebudayaan di Indonesia.

Spesifikasi Program

Institusi Penyelenggara

Universitas Hasanuddin

Akreditasi

Terakreditasi “A” BAN PT (2072/SK/BAN-PT/Akred/S/IX/2016).¬†Predikat “More than Adequate” AUN QA.

Institusi Pelaksana

Departemen Arkeologi Fakultas Ilmu Budaya

Nama Program

Program Studi S1 Arkeologi

Gelar Lulusan

Sarjana Sastra (S.S.)

Syarat Penerimaan

– Lulusan Sekolah Menengah Atas (atau sederajat)
– Lulus seleksi masuk perguruan tinggi (SNMPTN, SBMPTN, atau Tes Lokal Unhas)

Persyaratan Khusus

Berbadan sehat dan mampu menjalani aktivitas di alam terbuka.

Model Belajar

Kelas Reguler Penuh Waktu (Full-time)

Capaian Pembelajaran

  • Sikap

    Lulusan yang memiliki kemampuan untuk meningkatkan kapasitas diri, agama, dan nasionalis, bertanggung jawab baik secara moral dan etis, memiliki kepercayaan diri dan mandiri serta etos kewirausahaan.

  • Pengetahuan

    (1) Lulusan yang memiliki kemampuan untuk menunjukkan pemahaman yang mendalam tentang konsep dasar dan prinsip dalam bidang arkeologi dan ilmu budaya. (2) Lulusan yang mampu menunjukkan pemahaman mendalam tentang jenis data arkeologi di Indonesia serta di tingkat regional dan global. (3) Lulusan yang mampu menunjukkan pemahaman mendalam tentang konsep dasar dalam manajemen warisan budaya, museum, dan peraturan mengenai warisan budaya.

  • Keterampilan Umum

    (1) Lulusan yang mampu menunjukkan logika dan kemampuan berpikir kritis. (2) Lulusan yang mampu menyajikan hasil penelitian dalam laporan ilmiah dan artikel, artikel populer, dan bentuk publikasi lain. (3) Lulusan yang mampu bekerja secara mandiri, dalam tim, dan bertanggung jawab atas pencapaian tim. (4) Lulusan yang mampu menginternalisasi dan meneladankan etika profesional dan akademik.

  • Keterampilan Khusus

    (1) Lulusan yang mampu mengidentifikasi objek arkeologi serta melakukan pencatatan dan pemetaan situs arkeologi baik di darat maupun di bawah air. (2) Lulusan yang mampu dalam menganalisis dan menafsirkan data arkeologi untuk memenuhi tujuan penelitian tertentu. (3) Lulusan yang mampu mengkomunikasikan pengetahuan arkeologi secara efektif baik dalam bentuk lisan maupun tulisan dan menyajikan data arkeologi secara informatif dengan menggunakan teknologi informasi. (4) Lulusan yang mampu melakukan penilaian sumber daya arkeologi dan mengusulkan pelestarian warisan sejarah dan perencanaan pemanfaatan.

Profil Lulusan

Asisten Peneliti

Sarjana arkeologi yang mampu membantu peneliti dalam melaksanakan penelitian arkeologi dasar dan terapan, bertanggung jawab dalam pengumpulan, analisis, dan interpretasi data arkeologi.

Kurator Arkeologis

Sarjana arkeologi yang mampu menilai dan menafsirkan tinggalan arkeologi untuk kepentingan ekshibisi di museum, galeri, dan sebagainya.

Tenaga Pelestari CB

Sarjana arkeologi yang mampu mengelola dan melakukan kegiatan yang berkenaan dengan pelestarian dan pemanfaatan tinggalan arkeologis.

Tenaga Pendidik Kebudayaan

Sarjana arkeologi yang mampu merancang dan melaksanakan program edukasi dalam bidang kebudayaan untuk masyarakat luas.

Kurikulum

Kurikulum  dijadwalkan untuk delapan (8) semester dan dapat dituntaskan sekurang-kurangnya enam (6) semester dan selama-lamanya 14 semester setelah mengumpulkan 144 SKS. Total bobot mata kuliah yang ditawarkan sebesar 148 SKS yang terdiri dari Mata Kuliah Wajib (128 SKS), Mata Kuliah Pilihan (10 SKS), KKN (4 SKS), dan Sripsi (6 SKS).

  • Bahasa Indonesia
  • Bahasa Inggris
  • Wawasan Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Seni RPS
  • Dasar-Dasar Filsafat Sosial Budaya 1 (Zaman Klasik) RPS
  • Masyarakat dan Kebudayaan Indonesia RPS
  • Pengantar Arkeologi RPS
  • Pengantar Antroplogi RPS
  • Sejarah Kebudayaan Indonesia RPS
  • Sejarah Kebudayaan Sulsel dan Sulbar RPS

  • Pendidikan Kewarganegaraan
  • Pendidikan Agama
  • Wawasan Kebaharian
  • Bahasa Inggris Terpadu I
  • Dasar-dasar Filsafat Ilmu Sosial dan Budaya 2 (Modern) RPS
  • Metode Arkeologi I RPS
  • Sejarah dan Arkeologi Maritim RPS

  • Bahasa Indonesia Akademik
  • Bahasa Inggris Terpadu 2 RPS
  • Metode Arkeologi 2 RPS
  • Pengantar Teori Arkeologi RPS
  • Manusia Purba RPS
  • Metodologi Penelitian Kebudayaan¬†
  • Arsitektur Tradisional Indonesia RPS
  • Keramologi RPS

  • Geoarkeologi RPS
  • Etnoarkeologi RPS
  • Metode Arkeologi 3 RPS
  • Prasejarah Indonesia RPS
  • Arkeologi Indonesia Hindu-Buddha RPS
  • Arkeologi Visual (MKP) RPS
  • Arkeologi Bawah Air RPS
  • Logika RPS

  • Pengantar Pengelolaan Sumberdaya Arkeologi RPS
  • Arkeologi Publik RPS
  • Arkeologi dan Pariwisata RPS
  • Prasejarah Sulawesi RPS
  • Museologi RPS
  • Arkeologi Indonesia Islam RPS

  • Ekskavasi RPS
  • Konservasi Arkeologi RPS
  • Arkeologi Indonesia Zaman Kolonial RPS
  • Historiografi RPS
  • Seni Ragam Hias Indonesia (MKP) RPS
  • Sistem Informasi Arkeologi RPS
  • Desain Penelitian Arkeologi RPS

  • Filologi Bahasa Bugis- Makassar (MKP)
  • Semiotika (MKP) RPS
  • Teknik Penulisan (MKP) RPS

  • Kokurikuler
  • KKN
  • Skripsi

Dosen Prodi S1

Proses pembelajaran dikelola oleh tenaga arkeolog akademisi profesional. Distribusi usia yang merata menjamin terbentuknya dinamika belajar yang kondusif untuk mengasah pengetahuan dan keterampilan.